Friday, June 12, 2015

Tunggu Aku

Rindu menang
Ingin selalu dengan cinta
Ya entah apa itu cinta
Awalnya aku tak peduli
Namun kini rindu itu menyerang

Rasanya seperti badan berputar
Angin porak poranda
Denting piano terdengar fals
Ingin aku berlari kabur
Tak peduli banyaknya rintangan
Yakin siapa yang aku capai
Aku sedang mencarimu, cinta

Wednesday, June 3, 2015

[NulisRandom2015] Gak Ada Internet

Di hari ketiga nulis random ini gue mencoba menulis lewat smartphone. Well, lewat aplikasi blogger mobile.  Menarik karena ini pertama kalinya dan mungkin seminggu ke depan gue menulis lewat aplikasi tersebut. Kenapa? 

Musibah. Internet rumah gak bisa. Jadi gue gak bisa nulis di laptop. Gak ngerti rusak apanya, provider Internet nya sih gak ada masalah. Ini mungkin karena modemnya atau router nya yang bermasalah. Sudah hampir dari seminggu yang lain mungkin, kalau lihat di twitter gue kelihatan tuh ngedumel gak jelas karena Internet. 

So sejak kemarin sore Internet mati. Gue mulai mencoba untuk gak internet-an. Mungkin dari sana gue punya waktu untuk mulai menulis. Haha, pada akhirnya gue terlihat menyalahkan Internet atas kemalasan gue.  Perlahan, begitu juga dengan NulisRandom2015 ini gue berharap bisa rutin nulis dan menghilangkan kemalasan menulis.

Lumayan tiga paragraf~

Tuesday, June 2, 2015

[NulisRandom2015] Rindu Juni

Kisah kita di sini
Bersama agungnya sebuah cinta
Selama hati ini terpaut
Kamu akan bersama rinduku

Enam
Aku menghitungnya
Selama hati ini membara
Kamu tetap bersama rinduku

Enam
Aku melupakannya
Selama hati ini gentar
Kamu hilang bersama rinduku

Enam
Aku menunggunya
Hingga hati ini berkobar
Aku akan mencari rinduku kembali

Monday, June 1, 2015

[NulisRandom2015] - Hari Pertama

Mumpung lagi ada tantangan #NulisRandom2015, akhirnya saya kembali mengisi blog ini. Saat lagi bingung-bingungnya mau isi blog ini, membaca tantang nulis random akhirnya ada secercah cahaya untuk blog ini. Sempat kasihan gak diisi apa-apa. 

Dalam menulis random ini saya menemukan sebuah syarat yang paling keren mungkin. Syarat untuk mengikuti tantangan ini, TIDAK ADA. Bagaimana mungkin bukan? Haha, pada akhirnya memang tak ada syarat apapun untuk menulis. Bahkan tak ada tema apapun, bebas, sesuka hati kita untuk menulis apa. Luar biasa bukan event Nulis Random ini. Bagaimana tidak untuk tidak ikutan? 

Di hari pertama ini, gue ingin menulis tentang hari pertama. Maksud gue tentang apa  saja sih yang terjadi di hari pertama kita melakukan sesuatu yang rutin. Misal sekolah, kerja, bahkan nanti yang mau puasa, kegiatan organisasi dan macam-macamnya. Bahkan di hari pertama kita menjalankan minggu pertama di setiap bulan. 

Apa sih yang kalian rasakan di hari pertama? Excited, cemas, senang? Atau malah sedih dan malas? Mungkin hal-hal itu yang kita rasakan di hari pertama. Tergantung pribadi masing-masing sepertinya ya? Mungkin sebagian pelajar atau pekerja kantoran ada tuh rasa-rasa malasnya. Buat anak-anak baru juga entah di kantor maupun di sekolah ada rasa excited plus cemasnya. 

Buat gue pribadi, pas di SMA itu setiap hari pertama sekolah gue selalu malas. Malas untuk bangun pagi. Karena aneh aja pas hari sabtu sama minggu gue bangun tidur siang terus, tiba-tiba senin tuh harus bangun pagi itu benar-benar memalaskan. Haha, ada yang setuju gak? Mungkin beda ceritanya lagi kalau sudah punya pasangan kali ya? Setiap senin excited bisa ketemu pacarnya, atau bahkan malas mau ganti pacar yang baru mungkin? Hahaha. 

Nah untuk yang beragama Islam nih, sebentar lagi puasa, pasti sangat menunggu-nunggu hari pertama puasanya nih. Begitu juga dalam kegiatan nulis random ini, di hari pertama ini gue sudah serandom apa ini tulisannya? Hahaha

Oh iya, kalau mau lihat cara ikutannya cek ya di sini. Ikutan gih, sekalian isi blog kalian yang mungkin sudah bersarang laba-laba. Sekalian latihan menulis juga. Selamat random-ria~ 

Friday, May 8, 2015

It's Difficult

Wah ternyata menjadi seorang blogger itu tidak gampang. Maksud gue menjadi blogger yang mempunyai konten berkualitas. Apalagi kalau blog-nya ini bertema, gue saja yang belum bisa seperti blogger terkenal saja susah mau menulis apa. Rasanya konten itu lebih penting dibanding apapun deh kalau jadi seorang blogger. Buat gue yang kontennya rata-rata review dan sebagian fiksi (walau baru 15 posting) rasanya belum bisa untuk menandingi blogger-blogger terkenal. 

Mungkin ada benarnya konten yang unik dan berkualitas akan dapat respon yang luar biasa. Tapi sampai sekarang gue masih bingung seperti apa sih konten yang unik dan berkualitas itu. Sepertinya memang gue masih perlu belajar banyak, melatih, dan terus menulis. Awalnya gue buat blog ini bertujuan untuk melatih menulis gue, tetapi gue pengen lebih dari itu. Gue pengen bisa menulis konten yang bagus dan berkualitas. Bingung bukan? Iya gue gak ngerti kenapa gue bisa nulis seperti ini. 

Terlebih lagi sebagai blogger kita harus konsisten. Mungkin musuh dari sebagian atau hampir semua blogger dan penulis adalah malas. Ya, gue termasuk orang yang cukup bisa dibilang malas. Gue mengakuinya dan gue ingin berubah. Seperti yang gue bilang, gue membuat blog ini untuk melatih menulis, itu termasuk juga melatih gue supaya rajin. Tapi apa daya, gue masih belum bisa mengalahkan monster tersebut, monster yang bernama malas. 

Gue sampai sekarang masih bertekad untuk bisa menjadi penulis yang dapat sering berkarya. Gue ingin bisa menjadi seseorang yang mendapatkan manfaat dari menulis. Gue ingin bisa menjadi orang-orang terkenal di luar sana, setidaknya seperti mereka yang sering berkarya. Huh, jadi aneh, gue ini lagi nulis apa sih? Ke sana ke mari. 

Pada akhirnya gue sadar menjadi seorang penulis (mau itu penulis novel atau blogger) itu gak mudah. Mungkin dulu gue berpikiran jadi penulis itu gampang asal kita bisa menulis cerita, ternyata gak semudah itu. Kita harus mulai dari niat dulu dan yang pasti konsisten. Itu gak gampang, bro. Begitu pula saat gue membuat blog ini, ternyata jalannya gak selalu lurus. Berkelok-kelok bahkan harus memutar balik karena buntu. 

Entahlah ini gue lagi mencurahkan isi hati atau bagaimana. Gue pengen sharing saja kalau menjadi seorang blogger atau penulis itu gak gampang, menurut gue dan gue bersemangat karena itu. Gue pengen ngalahin segala rintangan dan menjadi orang yang sukses pastinya. Gue pun bersyukur karena gue sudah berniat berada di jalan ini, jalan menjadi seorang penulis. Gue hanya perlu lebih konsisten dan mengalahkan segala kemalasan gue. 

Semoga kalian juga bisa mengalahkan rintangan kalian semua. Kita sama-sama berjuang, untuk Indonesia yang kreatif. 

FIGHTING~

Wednesday, April 29, 2015

#FFRabu - Invitation

Hari ini pulang tengah malam lagi. Ternyata memang melelahkan jadi public figure itu. Dalam perjalanan pulang, aku mengenang bagaimana perjuangan menjadi seorang penyanyi muda berbakat. Masyarakat menyebutnya begitu, walau begitu rasanya setelah sampai di posisi ini aku merasa tak nyaman.

“Oh iya, itu di jok belakang ada undangan,” kata manajer sekaligus supir.

Aku mencari yang dimaksud, ternyata sebuah surat hitam. Tak ada nama pengirim, aku mulai penasaran dan membukanya. Kertasnya hitam dan tulisannya berwarna keemasan, tertulis namaku, Denia Pramuldi. Aku membaca isinya dengan pelan dan aku menemukan sebuah foto bukti yang tertulis di isi surat, di bawahnya tertulis Deathmatch Game.

Monday, April 20, 2015

Rayuan Janjimu

Katamu kamu bisa memberiku bulan dan memberiku sinarnya bintang malam. Terkadang aku selalu menertawakanmu bila kamu sudah menjanjikan hal-hal tersebut. Bukan karena menjanjikan hal konyol itu, tetapi karena aku tahu bahwa kamu bisa melakukan apapun untukku. Seperti seseorang dalam masa laluku dulu.

“Aku bisa membawamu ke bulan itu,” serunya waktu itu.

“Haha, tak masuk akal.”

Begitu juga kau yang menjanjikan sinarnya bintang malam. Konyol, tetapi aku mempercayainya begitu saja dan memelukmu erat di hamparan pasir pantai. Waktu itu aku mulai takut, ketakutan yang sama saat aku mengetahui sebuah rahasia dirinya, masa lalu.

Kali ini berbeda, kau tidak mengikuti jejaknya. Hanya saja takdirmu yang sama dengannya. Pusaramu ini buktinya, pada akhirnya kau tidak bisa menepati janjimu itu. Janji saat aku mulai merasakan ketakutan itu.

Jangan pergi!

Lie to me
I promise I'll believe you
Lie to me
But please don't leave, don't leave
(Strong Enough - Sheryl Crow)

*Flash Fiction ini diikutkan dalam Prompt 75 Monday Flash Fiction dengan tema Are Strong Enough?
** 125 Kata (142 kata include lirik)