Thursday, September 24, 2015

Blue Rain


Kopi hitam pekat di depanku menguap
Menyesuaikan udara yang dingin di luar
Menemanimu yang menari indah di bawah guyuran hujan
Seakan patah hatinya menghilang sehembusan napas

Irama yang mendayu menemani kami
Berharap aku mempunyai detak yang sama
Percayalah, bintang-bintang di angkasa mengarahkanmu
Bahkan mungkin tak perlu bintang-bintang itu
Seharusnya kamu tahu, akulah tempatmu

Kemarilah
Cium aku maka tak akan pergi
Kasihmu akan selalu aku simpan
Hatiku ini siap menerimamu
Bersama segala rintik kesedihanmu bila masih tersisa

Akan ada waktunya kesedihanmu menguap
Membentuk partikel-partikel baru
Warna spektrum yang indah
Aku harap aku yang mengubah sedihmu
Menjadi saksi akan keindahanmu

Hujan ini saksinya
Awal akan spektrum
Bersama

Friday, August 21, 2015

Tanpa Judul

Aku akan menghilang sejenak
Dan ketika aku siap, aku akan bersembunyi
Di balik layar memantau 
Dan ketika aku siap lagi, aku akan muncul
Bersama dengan kode-kode yang telah kukasih
Pecahkanlah dan aku akan senantiasa menjelaskan semuanya
Walau semuanya sudah tertulis di kode-kode tersebut


Friday, July 31, 2015

Aktor Pemula

Aku seorang aktor pemula, berakting dalam hidup ini.
Karena hidup adalah tempat para orang ingin mendapatkan perhatian.
Untuk itu aku berakting, walau aku yakin aku tak bisa.

Lihat mata-mata itu, aku sudah biasa merasakannya.
Mata-mata merendahkan seakan memang aku tak bisa mendapatkan perhatian mereka.
Akulah aktor pemula yang tak mengerti hidup.
Dengan begitu aku tak dapat masuk dalam lingkaran itu.
Lingkaran para aktor berbakat.
Aktor-aktor yang mementingkan khalayak banyak dibanding keinginannya sendiri.
Dengan begitu aku termasuk aktor yang egois.
Walau aku benar-benar ingin berakting layaknya mereka.
Mendapat perhatian dengan aku yang apa adanya.
Seorang aktor pemula yang tak memiliki status layaknya mereka.

Biarlah aku berkarya dengan kemampuanku yang masih minim ini.
Dan suatu saat aku tunjukkan pada mereka.
Inilah aku, seorang aktor yang tetap tak mengerti hidup ini.

Friday, June 12, 2015

Tunggu Aku

Rindu menang
Ingin selalu dengan cinta
Ya entah apa itu cinta
Awalnya aku tak peduli
Namun kini rindu itu menyerang

Rasanya seperti badan berputar
Angin porak poranda
Denting piano terdengar fals
Ingin aku berlari kabur
Tak peduli banyaknya rintangan
Yakin siapa yang aku capai
Aku sedang mencarimu, cinta

Wednesday, June 3, 2015

[NulisRandom2015] Gak Ada Internet

Di hari ketiga nulis random ini gue mencoba menulis lewat smartphone. Well, lewat aplikasi blogger mobile.  Menarik karena ini pertama kalinya dan mungkin seminggu ke depan gue menulis lewat aplikasi tersebut. Kenapa? 

Musibah. Internet rumah gak bisa. Jadi gue gak bisa nulis di laptop. Gak ngerti rusak apanya, provider Internet nya sih gak ada masalah. Ini mungkin karena modemnya atau router nya yang bermasalah. Sudah hampir dari seminggu yang lain mungkin, kalau lihat di twitter gue kelihatan tuh ngedumel gak jelas karena Internet. 

So sejak kemarin sore Internet mati. Gue mulai mencoba untuk gak internet-an. Mungkin dari sana gue punya waktu untuk mulai menulis. Haha, pada akhirnya gue terlihat menyalahkan Internet atas kemalasan gue.  Perlahan, begitu juga dengan NulisRandom2015 ini gue berharap bisa rutin nulis dan menghilangkan kemalasan menulis.

Lumayan tiga paragraf~

Tuesday, June 2, 2015

[NulisRandom2015] Rindu Juni

Kisah kita di sini
Bersama agungnya sebuah cinta
Selama hati ini terpaut
Kamu akan bersama rinduku

Enam
Aku menghitungnya
Selama hati ini membara
Kamu tetap bersama rinduku

Enam
Aku melupakannya
Selama hati ini gentar
Kamu hilang bersama rinduku

Enam
Aku menunggunya
Hingga hati ini berkobar
Aku akan mencari rinduku kembali

Monday, June 1, 2015

[NulisRandom2015] - Hari Pertama

Mumpung lagi ada tantangan #NulisRandom2015, akhirnya saya kembali mengisi blog ini. Saat lagi bingung-bingungnya mau isi blog ini, membaca tantang nulis random akhirnya ada secercah cahaya untuk blog ini. Sempat kasihan gak diisi apa-apa. 

Dalam menulis random ini saya menemukan sebuah syarat yang paling keren mungkin. Syarat untuk mengikuti tantangan ini, TIDAK ADA. Bagaimana mungkin bukan? Haha, pada akhirnya memang tak ada syarat apapun untuk menulis. Bahkan tak ada tema apapun, bebas, sesuka hati kita untuk menulis apa. Luar biasa bukan event Nulis Random ini. Bagaimana tidak untuk tidak ikutan? 

Di hari pertama ini, gue ingin menulis tentang hari pertama. Maksud gue tentang apa  saja sih yang terjadi di hari pertama kita melakukan sesuatu yang rutin. Misal sekolah, kerja, bahkan nanti yang mau puasa, kegiatan organisasi dan macam-macamnya. Bahkan di hari pertama kita menjalankan minggu pertama di setiap bulan. 

Apa sih yang kalian rasakan di hari pertama? Excited, cemas, senang? Atau malah sedih dan malas? Mungkin hal-hal itu yang kita rasakan di hari pertama. Tergantung pribadi masing-masing sepertinya ya? Mungkin sebagian pelajar atau pekerja kantoran ada tuh rasa-rasa malasnya. Buat anak-anak baru juga entah di kantor maupun di sekolah ada rasa excited plus cemasnya. 

Buat gue pribadi, pas di SMA itu setiap hari pertama sekolah gue selalu malas. Malas untuk bangun pagi. Karena aneh aja pas hari sabtu sama minggu gue bangun tidur siang terus, tiba-tiba senin tuh harus bangun pagi itu benar-benar memalaskan. Haha, ada yang setuju gak? Mungkin beda ceritanya lagi kalau sudah punya pasangan kali ya? Setiap senin excited bisa ketemu pacarnya, atau bahkan malas mau ganti pacar yang baru mungkin? Hahaha. 

Nah untuk yang beragama Islam nih, sebentar lagi puasa, pasti sangat menunggu-nunggu hari pertama puasanya nih. Begitu juga dalam kegiatan nulis random ini, di hari pertama ini gue sudah serandom apa ini tulisannya? Hahaha

Oh iya, kalau mau lihat cara ikutannya cek ya di sini. Ikutan gih, sekalian isi blog kalian yang mungkin sudah bersarang laba-laba. Sekalian latihan menulis juga. Selamat random-ria~